Agrowisata di Sulawesi

  • Agrowisata Lalombaa

    f4a6bc689c615f830eece8e6068e28ec_630x420_thumb

Agrowisata Lalombaa Cocoa Village, yang berada di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Memasuki kawasan ini, pengunjung akan disuguhi pengalaman menaiki jembatan gantung. Selanjutnya, pengunjung bisa memasuki kawasan wisata yang menghibur. Pada satu sisi terdapat ruang singgah yang berbentuk rumah adat.

Tak jauh dari situ, terdapat gedung theater tempat menampilkan pertujukan seni masyarakat, khususnya petani kakao. Tampilan theater ini seperti bangunan tua ala Yunani.

Sementara di tempat lain terdapat unit pengolahan biji kakao yang difermentasi. Pengunjung akan mendapat pengetahuan bagaimana cara untuk menghasilkan aroma cokelat dengan cara biji kakao yang difermentasikan dan pengunjung juga dapat menyaksikan bagaimana biji kakao diolah menjadi cokelat. Pada sisi lain terdapat gudang tempat penyimpan biji kakao sebelum dikirim ke pabrik.

Hal paling menarik di lokasi wisata ini yaitu terdapat wahana yang terintegrasi dengan kebun kakao yang tertata rapi dan cukup terawat seluas 300 ha. Pada saat musim panen, para pengunjungi akan dimanjakan dengan pohon yang penuh dengan buah berwarna merah dan hijau.

Agar masyarakat lebih mengenal tanaman kakao hingga menjadi cokelat yang bisa dikonsumsi, maka pengelola area agrowisata ini melengkapinya dengan galeri cokelat.

Galeri cokelat itu semacam  ruang display yang menampilkan produk olahan cokelat yang menggunakan biji kakao dari Kolaka. Selain itu juga ada wahana permainan, air mancur dan pusat kuliner makan.

Dengan didirikannya agrowisata ini bisa dijadikan sebagai education center (pusat pembelajaran) pertama di Sulawesi, yang berbasis kakao dengan target pengujungi turis domestik maupun luar negeri. Melalui kampung kakao ini pengunjung mancanegara akan lebih mengenal bahwa kakao di Indonesia adalah kakao terbaik. Sehingga, di area agrowisata ini juga akan dibangun dibangun resort, dengan pemandangan back to nature bersama petani kakao. Bahkan, juga akan dibangun penginapan bagi parang pengunjung yang ingin bermalam. Selain resort, rencananya akan dibangun homestay dengan memanfaatkan rumah warga yang nantinya akan direnovasi.

  • Wisata Agro Buah Muntea

    11280369_365099677034424_209542656_n

Agro wisata Muntea merupakan satu-satunya tempat wisata di Kabupaten Bantaeng yang menyediakan fruit paradise di lokasi berhawa sejuk, 18 derajat celcius, dan ber­ada pada ketinggian 1.216 meter di atas permukaan laut.

Agrowisata Bantaeng dilengkapi de­ngan lanscape alam hijau dan segar dan topografi berbukit, didominasi dengan tanaman hortikulutura yang tumbuh di atasnya. Tak salah jika pemerintah setempat menetapkan Kabupaten Bantaeng sebagai kampung pariwisata karena potensi yang dimiliki daerah ini. Tim Makassar Terkini tentu saja tidak melewatkan suguhan alam Kota Bantaeng.

Apel dan Strawberry


Jarak perkebunan strawberry dan apel ini sekitar 15 kilometer dari ibukota Kabupaten Banteng. Di lahan seluas 60 hektare yang dikelola secara modern dengan pemeliharaan maksimal, pengunjung dapat menikmati perjalanan menyusuri perkebunan, memetik dan menikmati buah yang disukai. Lokasinya tepat berada di Dusun Muntea, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng.

Medan yang sulit untuk sampai di kawasan Muntea dengan jalur mendaki yang membuat waktu yang ditempuh untuk sampai di lokasi ‘surga buah strawberry dan apel’ ini menjadi agak lama. Pengunjung masih harus melalui jalan berbatu untuk sampai di perkebunan strawberry. Namun hawa yang sejuk dan pemandangan yang hijau dan deretan pohon pinus yang menarik sepanjang perjalanan seolah telah membayar rasa lelah menuju Dusun Muntea ini. Strawberry memang menjadi salah satu budidaya andalan daerah ini.

Tepat di depan pintu masuk kebun, pengunjung akan ‘disapa’ dengan deretan angka-angka nominal rupiah berwarna putih. Itulah deretan harga yang harus dibayar pengunjung bila ingin masuk ke kebun strawberry, termasuk bila akan memetik dan me­ngambil buah.

Kondisi di Muntea yang berbukit dengan udara yang sejuk, memang sangat cocok bila ditanami dengan apel dan strawberry. Kedua tanaman ini selain tanaman seperti kol, wortel, kentang dan sebagainya, telah membantu secara langsung perekonomian masyarakat sekitar

Awalnya strawberry hanya merupakan tanam­an uji coba yang dilakukan oleh salah seorang pe­tani setempat pada awal November 2005, dan ternyata berhasil hingga menjadi budidaya unggulan sampai sekarang.

Sakura di Muntea
Karena kondisi alam dan ekosistem yang terjaga dengan baik inilah, maka pada pertengahan bulan November 2012 nanti direncanakan di kawasan perkebunan ini akan ditanam pula sekitar 300 benih pohon sakura yang merupakan proyek uji coba. Pohon tersebut akan ditanam pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut. Sebelumnya juga tanaman asal Jepang seperti Talas Safira dan Daikong, berhasil tumbuh dengan baik di dusun ini. Wisata di perkebunan ini ternyata pengunjung tidak hanya melulu disuguhi oleh pemandangan kebun strawberry dan apel saja.

Selain keelokan dunia buah apel dan strawberry, terdapat Air Terjun Muntea yang menjadi salah satu dari tujuh sumber mata air yang ada di daerah ini. Selain untuk kebutuhan air minum dan pertanian serta perkebunan, air terjun ini juga menjadi salah satu objek wisata yang sayang untuk dilewatkan. Di sekitar kawasan wisata perkebunan dan air terjun pula, pengunjung bisa beristirahat di hotel atau wisma yang telah disiapkan oleh pengelola tempat wisata tersebut.

Wisata agro buah Muntea perlahan menunjukkan kharisma Kota Bantaeng di mata dunia pariwisata lokal, nasional dan bahkan mancanegara.

 

Sumber :

  1. http://www.jitunews.com/read/38018/lalombaa-agrowisata-kakao-pertama-di-sulawesi
  2. http://jokkajokka.com/wisata-agro-buah-muntea-kharisma-butta-toa-bantaeng/
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s